Sang Jenderal Dari Ladang Kopi

Kota Sidikalang adalah ibukota kabupaten Dairi yang terletak di barat laut provinsi Sumatera Utara dengan topografi daerah pegunungan dan perbukitan. Hasil pertanian yang terkenal dari daerah ini adalah Kopi Sidikalang. Kopi ini sudah mendunia hingga dapat bersaing dengan kopi Brazil.
gunung sidikalang
Di daerah yang sepi nan sejuk inilah 28 Januari 1920 Tahi Bonar Simatupang atau yang lebih dikenal dengan nama TB Simatupang dilahirkan. TB Simatupang adalah seorang jenderal yang pernah mewarnai sejarah dunia militer Indonesia di awal-awal kemerdekaan.
sidikalang lagi
Bonar nama kecil TB Simatupang seperti dikutip rasakopi.com dari wikipedia.org bergabung dengan TKR (Tentara Keamanan Rakyat) setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945.
Bonar bergerilya bersama Panglima Besar Jenderal Soedirman melawan pasukan Belanda yang berniat menguasai kembali bekas koloninya. Bonar diangkat menjadi Wakil Kepala Staf Angkatan Perang (WAKASAP) RI pada tahun1948.
tb simatupang
Dalam kedudukannya tersebut, Bonar ikut mewakili TNI dalam delegasi Republik Indonesia menghadiri Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag, Belanda.
Ketika Jenderal Soedirman wafat pada tahun1950, Bonar dalam usia yang sangat muda (29 tahun) diangkat sebagai Kepala Staf Angkatan Perang RI (KSAP) dengan pangkat Mayor Jenderal.
tb suimatupang 4
Karir militer Bonar berakhir ketika Presiden Soekarno pada tahun 1953 menghapuskan jabatan KSAP. Setelah non aktif dari kemiliteran, Bonar menyibukkan diri dengan menulis buku dan mengajar di SSKAD (Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat, sekarang Seskoad, dan Akademi Hukum Milter/AHM).
Bonar resmi dipensiunkan dari dinas militer pada tanggal 21 Juli1959 dalam usia 39 tahun dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal.
Bonar meninggal dunia pada tahun 1990 di Jakarta dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Atas pengabdian dan karya baktinya untuk negara, pada tanggal 8 November 2013, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada TB Simatupang.
Lima puluh tahun lebih sejak karirnya dihapus, karya dan buah pikiran sang jenderal hingga kini masih semerbak. Harumnya bagai ruap kopi yang dipetik dari ladang-ladang di bukit Sidikalang.
Saat ini nama TB Simatupang diabadikan sebagai salah satu nama jalan besar di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. (der/berbagai sumber)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s