Pahit Manis Persahabatan Dalam Film Filosofi Kopi

Kopimania, di tengah maraknya peredaran film Hollywood di bioskop Tanah Air, film ‘Filosofi Kopi’ tahun 2015 lalu hadir sebagai salah satu film nasional yang tidak kalah berkualitas dan sangat wajib untuk ditonton oleh para pecinta film.

Film ‘Filosofi Kopi’ diadaptasi dari sebuah cerita pendek berjudul sama karya Dewi ‘Dee’ Lestari. Dilansir dari dewilestari.com, film berdurasi 117 menit itu mengisahkan tentang dua orang sahabat, yaitu Ben (Chicco Jerikho) dan Jody (Rio Dewanto), yang merintis sebuah usaha kedai kopi bernama Filosofi Kopi. Di kedai kopi tersebut, Ben menjadi baristanya, sedangkan Jody menjadi pengelolanya.

Lebih lanjut, Filosofi Kopi memang telah menjadi sebuah kedai kopi yang cukup terkenal di kawasan Jakarta berkat konsep unik dan kenikmatan kopi terbaik Indonesia yang disajikan di sana. Para wartawan pun kerap datang untuk mencari tahu rahasia di balik Filosofi Kopi. Namun demikian, hal itu tidak dapat menutupi kenyataan bahwa kedai tersebut sedang terlilit hutang.

CCXIxHfUEAEwgAA

Hingga suatu hari, seorang pengusaha tiba-tiba saja datang ke Filosofi Kopi dan memberikan sebuah tantangan kepada Ben dan Jody untuk membuat kopi terenak se-Jakarta, bahkan se-Indonesia. Bayaran yang dijanjikan atas tantangan itu pun bernilai fantastis dan tentu saja dapat menyelamatkan kelangsungan Filosofi Kopi.

Dengan keahlian yang dimilikinya, Ben segera meracik kopi yang kemudian ia beri nama ‘Perfecto’. Ia begitu percaya diri dengan kopinya tersebut, sampai seorang perempuan bernama El (Julie Estelle) hadir dan menyatakan bahwa ada kopi lain yang lebih baik dan lebih nikmat dari pada mahakarya Ben itu. Ben dan Jody pun akhirnya tidak punya pilihan lain selain mencari Kopi Tiwus demi mempertahankan Filosofi Kopi dan juga hubungan persahabatan mereka.

filosofi kopi 6

Film ‘Filosofi Kopi’ sesungguhnya tidak hanya bercerita soal kopi melulu. Film itu justru banyak bercerita mengenai hubungan antarmanusia dan bagaimana kopi menjadi perantara mereka untuk berdamai dengan pahitnya masa lalu. Hal itu pun sama seperti yang disampaikan oleh El di bagian akhir film.

Selain itu, sebagaimana telah diungkapkan oleh Angga Dwimas Sasongko selaku sutradara film ‘Filosofi Kopi’, film tersebut memang akan lebih berfokus pada hubungan ayah dan anak ketimbang pada kesempurnaan hidup seperti yang tergambar dalam cerita aslinya. Untungnya, perubahan plot dan fokus tersebut dapat diraciknya dengan baik, meskipun belum dapat dikatakan sempurna, sama seperti ‘Ben’s Perfecto’.

film filosofi kopi 2

Hal lain yang sangat menonjol dari film ‘Filosofi Kopi’ adalah suasana Bromance di antara Ben dan Jody. Big applause diberikan pada Chicco dan Rio yang dapat saling melengkapi satu sama lain, juga untuk Jenny Jusuf yang mampu membuat dialog di antara keduanya terkesan natural dan tidak berlebihan.

Penempatan produk dalam film ‘Filosofi Kopi’ juga tidak terkesan dipaksakan. Cara para tokoh menghirup dan menyeruput kopi mereka pun dapat ditampilkan dengan begitu menggoda. Singkatnya, berbagai detail maupun pengembangan cerita hingga yang paling kecil sekalipun dapat tersaji dengan pas, tidak kurang dan tidak lebih.

filosofi kopi 7

Meski beberapa adegan awal terlihat agak goyang, sehingga sedikit membuat pusing saat menontonnya. Namun, hal itu tidak mampu mengusik keseluruhan racikan dan kenikmatan yang telah dihasilkan oleh Angga. Tidak heran, Dee sendiri akhirnya menyatakan bahwa ‘Filosofi Kopi’ adalah film dengan hasil adaptasi yang paling baik dan “sangat balance“dari karyanya.

Dari segi musik, Glenn Fredly sukses menghadirkan scoring dan soundtrack yang mampu membangun dan memperkuat berbagai adegan dalam film. Dengan demikian, bukan hanya mata saja yang akan dimanjakan oleh film ‘Filosofi Kopi’, tetapi juga telinga dan hati. (der)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s