Kebiasaan Ngopi Karena Faktor Keturunan?

Apakah kegemaran ngopi itu turunan? Ataukah kebiasaan minum ngopi itu berupa sifat dasar yang bisa diturunkan ke anak kita? Ada orang yang cenderung banyak ngopi setiap harinya. Ada juga yang mudah mabuk kopi alias minum sedikit saja matanya sudah menjadi melek berjam-jam.

Berapa jumlah kopi yang biasa Anda butuhkan setiap harinya? Beberapa orang mungkin hanya sanggup satu cangkir, namun sebagian lainnya mampu lebih dari secangkir kopi per hari. Ternyata banyaknya jumlah kopi yang diminum ini bukan sekedar karena faktor kesukaan atau kebutuhan.

kopi berat3

Kenyataannya, kebiasaan ngopi dan kesukaan minum kopi ternyata juga mengalir dalam darah seseorang. Para ilmuwan baru-baru ini menemukan bahwa ternyata gen manusia berperan dalam kebiasaan minum kopi.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Scientific Reports, menemukan bahwa gen memainkan peran tertentu dalam keinginan menyesap kopi dan untuk mendapatkan kafein.

Penelitian ini menunjukkan orang dengan komposisi gen tertentu justru tidak membutuhkan banyak kopi seperti yang lain hanya untuk mendapatkan efek melek dari kafein. Kondisi ini membuat keinginan mereka untuk minum kopi jadi lebih rendah.

kopi berat4

Melansir Daily Mail, gen tersebut diberi nama PDSS2 oleh para ilmuwan. Gen dan variasinya ini membuat tubuh lebih lambat dalam mencerna kafein sehingga menyebabkan senyawa melek itu bertahan di tubuh lebih lama.

Sebaliknya, orang tanpa variasi gen tersebut memiliki metabolisme kafein lebih cepat. Hal ini menyebabkan orang tersebut punya keinginan lebih banyak untuk minum kopi.

Pengujian ini dilakukan oleh ilmuwan dari University of Edinburg dan Universitas Trieste, Italia. Dia mempelajari DNA dari sekitar tiga ribu peminum kopi di Belanda dan Italia.

Setelah meneliti secara genetika, para ilmuwan melengkapi penelitian dengan menanyakan kepada para responden tentang jumlah konsumsi kopi setiap harinya.

“Hasil penelitian kami menguatkan penelitian yang ada berupa adanya dorongan untuk minum kopi dalam gen. Kami perlu melakukan penelitian lebih besar untuk mengonfirmasi hal ini dan memperjelas hubungan biologis antara PDSS2 dan konsumsi kopi,” kata Nicola Pirastu dari University of Edinburgh.

kopi berat2

Hasil penelitian menunjukkan rata-rata orang di Italia dengan variasi DNA tertentu, mengonsumsi kurang dari satu cangkir kopi sehari dibandingkan mereka yang tak memiliki ‘DNA kopi’ ini. Namun temuan ini sedikit berbeda dengan gen orang Belanda. Pada orang Belanda, perbedaan gen ini tidak terlalu berpengaruh nyata.

Para ahli percaya perbedaan temuan ini juga dipengaruhi oleh gaya minum kopi di masing-masing tempat. Di Italia, orang lebih memilih cangkir kecil espresso dibandingkan orang Belanda yang memilih cangkir lebih besar dan berimplikasi pada jumlah kafein lebih banyak.

Nah lo. Kalau melihat hasil penelitian ini, jangan terkejut kalau anak anda para peminum kopi, akan alami juga jadi penikmat kopi nantinya. Dan jangan kaget bagi anda yang tidak ngopi kalau tiba-tiba anak anda begitu fanatik pada kopi. Bisa saja gen peminum kopi mengalir di darah anda.

Contohnya saya. Ayah dan ibu saya tidak ada yang peminum kopi. Saya sendiri baru mengenal kopi di tingkat 3 kuliah saat sudah berumur 21 tahunan. Nyatanya sekarang saya jadi peminum kopi berat yang menghabiskan minimal 6 gelas kopi per hari. Terbukti, alam tidak pernah bohong…….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s