Surga Kopi Robusta

Lampung dikenal sebagai daerah penghasil kopi robusta terbesar di tanah air. Sebagian besar perkebunan kopi lampung tersebar di dataran tinggi yang terpusat di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Barat, dan Tanggamus. Dengan luas area perkebunan lebih dari 154 hektar, setiap tahunnya, daerah ini mampu memproduksi 100 ribu ton biji kopi.

Bukan rahasia lagi, kopi Lampung memiliki aroma yang khas dan menjadi salah satu kopi robusta terbaik di Indonesia. Daya saing kopi ini juga sangat terbuka lebar di pasar internasional. Pasalnya saat ini hanya ada tiga negara penghasil kopi robusta terbesar yakni Indonesia, Vietnam dan Brazil. Saat ini kopi Lampung telah menyumbang 70 persen ekspor kopi nasional.

kopi2

Kopi Lampung merupakan warisan budaya yang harus tetap dilestarikan. Eksistensinya perlu dijaga dan dipertahankan dengan memperhatikan kelestarian ekosistem dan pemberdayaan masyarakat di sekitarnya.

Pemerintah Provinsi Lampung saat ini telah mencanangkan sejumlah program serta pengelolaan tata niaga kopi Lampung guna pelestarian dan meningkatkan kesejahteraan para petani kopi di Lampung. Selain itu berbagai promosi juga terus ditingkatkan salah satunya dengan memperkenalkan kopi Lampung sebagai warisan budaya.

surga kopi robusta 1

Dengan suplay bahan baku kopi lokal yang melimpah, di kota Bandarlampung sendiri kini menjamur kedai-kedai kopi maupun coffee shop yang menyuguhi aneka minuman dari biji kopi khas Lampung.

surga robusta 5

Untuk menggaet kalangan muda kini banyak berdiri kedai kopi trotoar yang mengusung konsep khas anak muda sekaligus untuk menggaet pelancong dari luar kota Lampung. Siang malam para pelancong disuguhkan beragam kedai kopi yang menyajikan aneka kopi khas Lampung.

surga robusta 2

Ajiatmoko pelancong asal Jakarta mengatakan, banyaknya kedai kopi di kota Bandarlampung menciptakan nuansa tersendiri dan menorehkan kesan Lampung sebagai surga kopi rabusta dunia. “Sejauh mata memandang berjejer kedai kopi yang menyajikan kopi khas Lampung, serasa berada di surga kopi robusta”, Ajiatmoto terkagum-kagum.

Meski di kedai kopi yang dikunjunginya menyajikan aneka ragam minuman dari biji kopi lampung, namun pilihannya tertuju pada menu kopi klasik. “Saya penikmat kopi hitam klasik, kopi lampung memiliki aroma yang sangat khas yang berbeda dengan kopi robusta lain”, ujar Ajiatmoko. [der]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s