Festival Petik Kopi Gombengsari

Guna mengangkat tradisi petik kopi rakyat, Kelurahan Gombengsari Kecamatan Kalipuro Banyuwangi menggelar Festival Petik Kopi di Lingkungan Lerek, sepanjang  jalan menuju perkebunan Kaliklatak.

gombengsari2

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Banyuwangi, Yusup Widyamoko, beberapa kepala SKPD, Camat Kalipuro dan ratusan masyarakat yang menyaksikan langsung festival tahunan ini.

Kelurahan Gombengsari memiliki perkebunan kopi terluas di Banyuwangi. Sejak dulu masyarakat setempat memang hidup dari bertani kopi. Sementara itu, total luas lahan kebun kopi yang ada di Gombengsari seluas 1.500 hektar yang murni ditanami kopi seluas 850 hektar, sedangkan sisanya ditanami dengan tanaman lain seperti kelapa dan pepohonan yang menjadi pakan bagi ternak kambing etawa.

gombengsari1

Dilansir dari jatimtimes, dalam sambutannya, Yusup Widyamoko, mengapresiasi kegiatan Festival Kembang Kopi, yang dilaksanakan dengan swadana dan swadaya masyarakat Gombengsari tersebut. Diharapkan Dinas Pariwisata melakukan pendampingan terhadap kelanjutan kegiatan ini, sehingga destinasi wisata kopi di Gombengsari ini terwujud, termasuk perbaikan jalan di wilayah Kecamatan Kalipuro ini.

“Kegiatan swadaya seperti ini perlu dicontoh untuk daerah-daerah lain di Banyuwangi. Di sini, semua dibangun secara mandiri, seperti festival hari ini, dibangun atas jerih payah swadaya masyarakat sendiri,” ucapnya.

gombengsari5

Setelah melakukan peresmian, Yusuf  Widyatmoko melakukan petik kopi sebagai simbol dibukanya Festival Petik Kopi Gombengsari. Selanjutnya, rombongan menuju lokasi perah kambing etawa yang lokasinya ada di tengah-tengah perkebunan kopi rakyat. Acara perah susu kambing etawa bersamaan dengan lomba sangrai kopi bagi masyarakat setempat.

gombengsari6

Di mana acara Festival Kembang Kopi ini sekaligus untuk mengenalkan wisata alam Banyuwangi yang diperkenalkan pada masyarakat luar. Dan hal ini terbukti beberapa orang wisatawan asing juga ada berada di lokasi untuk melihat secara langsung kegiatan Festival Kembang Kopi tersebut.

Arbai’in (38), warga lingkungan Lerek Gombengsari menuturkan kebahagiannya bisa terlibat dalam kegiatan Festival Petik Kopi. Pasalnya, lokasi rumahnya menjadi tempat lomba sangrai kopi yang menjadi rangkaian festival tahun ini.

gombengsari4

“Kami sangat senang, karena kami sudah mempersiapkan festival ini sejak akhir tahun 2015 lalu. Mudah-mudahan,dengan adanya festival ini bisa membantu masyarakat dalam mengelola dan mengembangkan kopinya lebih baik lagi,” paparnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s